Setelah sekian lama
saya baru menampakkan keberanian untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing
duaku. Antara tekanan dan nekat saya memberanikan diri untuk sms beliau, Ibu
Daru Winarti. Setelah bimbingan terakhirku, pertengahan bulan juni 2013.
Percakapan kamis, 26 Desember 2013,
pukul 21.00 WIB
P1: “Bu,
maaf mengganggu. Ini saya melia, maaf saya lama tidak berkonsultasi dengan ibu.
Kalau besok ibu di kampus tidak?”
P2: “Ya
sesudah jam 8 sebelum jam 9”
Balasan sms tersebut dibalas beliau
pukul 21.05 WIB. Puji syukur alhamdulillah cepat sekali beliau menanggapi
smsku. Alangkah senangnya hatiku tiada tara. Hehe.(lebay).
Ya akhirnya aku sangat bersemangat
sekali dan mengedit bab 1 sampai bab 3. Dan hari ini tanggal 27 desember 2013
aku mencari prin-prinan sebelum akan ketemu dengan beliau pukul delapan lebih
saya sudah sampai di karang malang, jogja untuk mencari prin-prinan. Mungkin
karena hari ini UNY dan UGM sedang minggu tenang akan ujian semester ganjil,
mencari prin-prinan pukul tujuh lebih belum banyak yang buka. Hatiku sangat
khawatir karena takut ibu Daru menungguku lama mencari prin-prinan. Dalam hati
aku tetap menenangkan diri, dan tetap sabar putar-putar sampai menemukan tempat
prin yang buka. Dan alhasil alhamdulillah lagi, segala urusanku dimudahkan. Aku
menemukannya. Dan aku mulai mengeprin bab 1 sampai bab 3. Aku menghabiskan uang
delapan ribu rupiah untuk biaya prinnya.Kemudian aku bersiap-siap langsung
menuju kampus tercinta, FIB UGM. Dan saya menunggu beliau di depan perpustakaan
FIB. Selang berapa menit saya menunggu, pukul 07.52 WIB hand phone berbunyi tanda sms masuk. Dalam hatiku berkata, “Mungkin
ini sms dari Ibu Daru”. Dan ternyata memang benar sekali. Beliau sms. Bunyinya,
“ Maaf, sy ada acara mendadak, mungkin kita ketemunya sekitar jam11 aja ya”. Ya
saya antara harus senang atau tidak antara kecewa atau tidak, karena saya yang
membutuhkan beliau saya harus sabar saja. Kemudian saya menjawab sms beliau,
“Oh iya Ibu”. Mau bagaimana lagi. Ya sudahlah. Seketika itu aku menjadi
terinspirasi untuk menulis novel sederhana. Novel dimana perjuanganku dalam
skripsi untuk mendapatkan gelar sarjana sastra. Bagaimana
perjuangan-perjuanganku sampai akhirnya studiku selesai dan aku diwisuda. Alangkah
senang hati ibu, kakakku dan kakekku melihat aku sudah diwisuda. Walaupun aku
sendiri masih bingung juga setelah diwisuda akan saya bawa kemana masa depanku.
Ya Allah beri hambamu petunjuk. Semoga kelak aku menjadi orang yang bermanfaat
dan berguna. Amin. Saya akan berusaha menulis cerpen ini sesempat dan seingatku sampai aku bisa pendadaran dinyatakan lulus dan aku wisuda.
Sudah dulu aku mau melanjutkan menulis
skripsi lagi di perpustakaan fib. Perpustakaan ini menjadi teman terbaikku.
Dimana aku bisa melanjutkan studiku ini sampai S1 semoga saja mungkin ada rejeki bisa kuliah setingg2nya. Terimakasih di sini bukunya
juga lengkap dan tempatnya nyaman sekali.
SAYA
BERJANJI MULAI SEKARANG APAPUN SUASANA HATIKU, JANGAN SAMPAI BERPENGARUH PADA SKRIPSIKU DAN JANGAN SAMPAI MALAS DAN MENINGGALKANNYA. KARENA SKRIPSI YANG
DISELESAIKAN SEKARANG NANTI ATAU KAPAN-KAPAN TETAP HARUS DISELESAIKAN, JADI
MENGAPA HARUS DITUNDA-TUNDA.
O Iya btw akan aku perkenalkan dulu dosen2 yang menjadi pembimbing skripsiku. DPS (Dosen Pembimbing Skripsi) 1 adalah beliau ibu Sulistyowati, S.S. M.Hum. Profil singkat dan keseharian beliau dapat dilihat di fb ini. kemudian DPS 2 adalah ibu Dra.Daru Winarti M.Hum. Profil singkat dan keseharian beliau juga dapat dilihat di fb ini. Lanjut ke DPA (Dosen pembimbing Akademik). Sayang sekali beliau tidak suka berfban jadi aku juga nggak bisa menampilkan profil singkat beliau. Sekilas beliau memang baik dan sabar. Beliau sudah menjadi pembimbing akademikku sejak tahun 2009 hingga sekarang ini. Beliau pengajar mata kuliah yang berbau Jawa Kuna, Sanskerta, Jawa Pertengahan dan mata kuliah yang nilai2nya itu aku nggak pernah bagus. Soalnya lumayan susah. HIHIHI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar