Sabtu, 11 Januari 2014

LIKA-LIKU PENYELESAIAN STUDI SARJANAKU DI KAMPUS BIRU

Setelah sekian lama saya baru menampakkan keberanian untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing duaku. Antara tekanan dan nekat saya memberanikan diri untuk sms beliau, Ibu Daru Winarti. Setelah bimbingan terakhirku, pertengahan bulan juni 2013.
Percakapan kamis, 26 Desember 2013, pukul 21.00 WIB
P1:       “Bu, maaf mengganggu. Ini saya melia, maaf saya lama tidak berkonsultasi dengan ibu. Kalau besok ibu di kampus tidak?”
P2:       “Ya sesudah jam 8 sebelum jam 9”
Balasan sms tersebut dibalas beliau pukul 21.05 WIB. Puji syukur alhamdulillah cepat sekali beliau menanggapi smsku. Alangkah senangnya hatiku tiada tara. Hehe.(lebay).
Ya akhirnya aku sangat bersemangat sekali dan mengedit bab 1 sampai bab 3. Dan hari ini tanggal 27 desember 2013 aku mencari prin-prinan sebelum akan ketemu dengan beliau pukul delapan lebih saya sudah sampai di karang malang, jogja untuk mencari prin-prinan. Mungkin karena hari ini UNY dan UGM sedang minggu tenang akan ujian semester ganjil, mencari prin-prinan pukul tujuh lebih belum banyak yang buka. Hatiku sangat khawatir karena takut ibu Daru menungguku lama mencari prin-prinan. Dalam hati aku tetap menenangkan diri, dan tetap sabar putar-putar sampai menemukan tempat prin yang buka. Dan alhasil alhamdulillah lagi, segala urusanku dimudahkan. Aku menemukannya. Dan aku mulai mengeprin bab 1 sampai bab 3. Aku menghabiskan uang delapan ribu rupiah untuk biaya prinnya.Kemudian aku bersiap-siap langsung menuju kampus tercinta, FIB UGM. Dan saya menunggu beliau di depan perpustakaan FIB. Selang berapa menit saya menunggu, pukul 07.52 WIB hand phone berbunyi tanda sms masuk. Dalam hatiku berkata, “Mungkin ini sms dari Ibu Daru”. Dan ternyata memang benar sekali. Beliau sms. Bunyinya, “ Maaf, sy ada acara mendadak, mungkin kita ketemunya sekitar jam11 aja ya”. Ya saya antara harus senang atau tidak antara kecewa atau tidak, karena saya yang membutuhkan beliau saya harus sabar saja. Kemudian saya menjawab sms beliau, “Oh iya Ibu”. Mau bagaimana lagi. Ya sudahlah. Seketika itu aku menjadi terinspirasi untuk menulis novel sederhana. Novel dimana perjuanganku dalam skripsi untuk mendapatkan gelar sarjana sastra. Bagaimana perjuangan-perjuanganku sampai akhirnya studiku selesai dan aku diwisuda. Alangkah senang hati ibu, kakakku dan kakekku melihat aku sudah diwisuda. Walaupun aku sendiri masih bingung juga setelah diwisuda akan saya bawa kemana masa depanku. Ya Allah beri hambamu petunjuk. Semoga kelak aku menjadi orang yang bermanfaat dan berguna. Amin. Saya akan berusaha menulis cerpen ini sesempat dan seingatku sampai aku bisa pendadaran dinyatakan lulus dan aku wisuda.
Sudah dulu aku mau melanjutkan menulis skripsi lagi di perpustakaan fib. Perpustakaan ini menjadi teman terbaikku. Dimana aku bisa melanjutkan studiku ini sampai S1 semoga saja mungkin ada rejeki bisa kuliah setingg2nya. Terimakasih di sini bukunya juga lengkap dan tempatnya nyaman sekali.

SAYA BERJANJI MULAI SEKARANG APAPUN SUASANA HATIKU, JANGAN SAMPAI BERPENGARUH PADA SKRIPSIKU DAN JANGAN SAMPAI MALAS DAN MENINGGALKANNYA. KARENA SKRIPSI YANG DISELESAIKAN SEKARANG NANTI ATAU KAPAN-KAPAN TETAP HARUS DISELESAIKAN, JADI MENGAPA HARUS DITUNDA-TUNDA.
O Iya btw akan aku perkenalkan dulu dosen2 yang menjadi pembimbing skripsiku. DPS (Dosen Pembimbing Skripsi) 1 adalah beliau ibu Sulistyowati, S.S. M.Hum. Profil singkat dan keseharian beliau dapat dilihat di fb ini. kemudian DPS 2 adalah ibu Dra.Daru Winarti M.Hum. Profil singkat dan keseharian beliau juga dapat dilihat di fb ini. Lanjut ke DPA (Dosen pembimbing Akademik).  Sayang sekali beliau tidak suka berfban jadi aku juga nggak bisa menampilkan profil singkat beliau. Sekilas beliau memang baik dan sabar. Beliau sudah menjadi pembimbing akademikku sejak tahun 2009 hingga sekarang ini. Beliau pengajar mata kuliah yang berbau Jawa Kuna, Sanskerta, Jawa Pertengahan dan mata kuliah yang nilai2nya itu aku nggak pernah bagus. Soalnya lumayan susah. HIHIHI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar